Hamil Bikin Rambut Lebih Tebal

Hormon yang diproduksi eks tra selama kehamilan membuat siklus rambut mamil mengalami per ubahan. Itu sebab nya, rambut mamil jadi lebih panjang dan batang rambut juga lebih tebal dari pada biasanya. “Diameter rambut menjadi ber tambah besar se lama kehamilan. Selain itu, pada sebagian mamil, rambut nya men jadi lebih ber ombak atau ikal,” kata Paradi Mir mi rani, MD, ahli dermatologi dari Kaiser Permanente Vallejo Medical Center, California. Hingga kini, para pakar belum memahami dengan pasti mekanismenya. Namun, diduga perubahan hormon selama kehamilan berpengaruh pada bentuk folikel rambut.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Hati-Hati Mengonsumsi Obat

Jika sebelum hamil, Mama sudah rutin mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya pada konsultasi pertama, hal ini didiskusikan dengan dokter. Sebab, ada beberapa jenis obat yang dapat berdampak buruk bagi janin apabila terus diminum selama kehamilan. Misalnya saja, obat untuk mengatasi jerawat yang mengandung isotretinoin, yang telah terbukti dapat menyebabkan cacat pada janin. Sementara beberapa jenis obat masih belum jelas pengaruhnya terhadap mamil, sehingga keputusan untuk tetap mengonsumsinya selama kehamilan perlu didasarkan pertimbangan dokter ahli.

Stillbirth Bisa Berulang

Penelitian yang dimuat di British Medical Journal mengungkap, para mamil yang pernah mengalami stillbirth atau janin meninggal dalam kandungan berkemungkinan 4 kali lebih besar untuk mengalaminya lagi dalam kehamilan berikutnya. “Kabar baiknya, meski risiko kejadian untuk terulang lagi ini cukup tinggi, pada kenyataannya banyak kehamilan yang terjadi setelah pengalaman stillbirth dapat berlangsung normal, hingga akhirnya melahirkan bayi yang sehat,” kata pemimpin riset, Dr. Sohinee Bhattacharya dari Institute of Applied Health Sciences, University of Aberdeen, Skotlandia. Menurut Bhattacharya, risiko berulangnya stillbirth dapat dicegah sebelum kehamilan selanjutnya terjadi. “Para calon mamil dapat mempersiapkan diri dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, berhenti merokok, dan mencapai berat badan yang proporsional,” katanya. Selain itu, konsultasi dengan dokter juga perlu dilakukan untuk memantau tanda-tanda yang dapat merujuk pada risiko stillbirth, semisal bayi berhenti bergerak dalam kandungan.

Main Cilukba

Bagi anak usia dini, bermain adalah suatu proses belajar untuk merangsang kecerdasannya: melatih otot-otot, mengasah indra, mengeksplorasi dunia sekitar, menguasai bahasa, bernalar, bersosialisasi, dan mengenal diri sendiri. Banyak permainan mencerdaskan yang fun, yang bisa dilakukan bersama si kecil di rumah. Sempatkan paling tidak 10 menit sehari. No gadget, no TV!

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Bayi sangat menyukai permainan ini. Dia pasti akan tertawa geli.

PANDUAN BERMAIN 1. Bayi dalam posisi telentang atau duduk. 2. Ambil kain/selimut/handuk kecil, lalu bentangkan di depan wajah si kecil. Katakan, ”Ayo, di mana Mama? Di mana Mama?” Beberapa detik kemudian ucapkan bilangan satu, dua, tiga, lalu angkat kain ke kiri-kanan atau atas-bawah sambil katakan, “Ciluuuk… ba.” 3. Tutup wajah Mama dengan kedua telapak tangan. Kemudian, buka kedua tangan sambil ucapkan, “Ciluuuk… ba.” Tunjukkan ekspresi wajah yang gembira.

4. Letakkan kedua telapak tangan si kecil untuk menutup wajah/matanya sendiri, kemudian lepaskan sambil bilang, ”Ciluuuk… ba.” Jangan lupa mengucapkan, ”Ayo di mana ya Mama (Papa)?” 5. Variasi lainnya, gunakan boneka tangan dengan beragam bentuk dan warna. Lakukan permainan dengan cara menyembunyikan boneka tangan di balik punggung si kecil. Lalu, beberapa detik kemudian muncul di sebelah kiri/kanan punggung si kecil. 6. Lakukan permainan ini berulang-ulang dan di ruangan yang berlainan.

Kecerdasan Yang Dikembangkan

? Kecerdasan Interpersonal & Bahasa

Lewat interaksi dalam permainan, bayi belajar mengenal kosakata dan intonasi suara kita saat berbicara.

? Kecerdasan Logis-Matematis

Bayi belajar mengenal urutan hitungan , semisal satu, dua, tiga.

? Kecerdasan Visual-Spasial

Bayi belajar mengenal konsep suatu sequence yang berurutan: dari menutup wajah dengan ta ngan/kain, lalu membukanya. Dia pun bel ajar bahwa jika benda atau orangtuanya tak terlihat, bukan ber arti tak ada selamanya. Dari sini ia jadi tahu, jika orangtuanya tak terlihat, bukan berarti menghilang se lamanya. Di usia sekitar 4 bulan, bayi akan berusaha meraih kain/seli mut/handuk kecil yang membatasi pandang annya. Bayi juga berusaha memegang boneka tangan yang ditunjukkan padanya. Dari sini bayi belajar mengenal tekstur, bentuk, serta warna-warni dari peralatan bermain yang digunakan.

? Kecerdasan Kinestetik-Jasmani

Kala bayi menggerakkan tangan, otot-ototnya dilatih hingga semakin lentur dalam bergerak.

Sumber : pascal-edu.com